MASTERING THE IELTS GAME

Welcome to the course

IELTS itu gak sesulit yang kamu bayangin.

Visual kenapa IELTS terasa sulit

Waktu pertama kali belajar IELTS, pasti banyak yang nemu ini :

Listening IELTS itu paling sulit, soalnya pake logat British/Australian/New Zealand yang kedengeran kayak bahasa alien.

Materi tes reading katanya sumbernya dari thesis professor!

Tes Writing katanya sengaja dibikin lebih sulit tiap ganti tahun!

Katanya waspada sama examiner yang “killer” waktu tes speaking.

Belum selesai sampai situ.

Waktu kamu nyoba buka YouTube dan media sosial untuk belajar IELTS dan nyari tips tips IELTS, kamu pasti bakal ketemu sama video contoh orang yang punya skor Speaking Band 9, Writing Band 8, dan lain lain yang malah bikin kamu tambah minder.

"IELTS kok kayaknya sulit banget ya?".

"Kayaknya aku harus les deh".

Masalahnya : Biaya les itu gak sedikit. Biaya tes IELTS juga gak sedikit. Kalau udah les, terus pas tes skornya malah jelek gimana? Berapa duit yang harus kamu keluarin?

Masalahnya gini :

Seperti orang-orang lain yang baru mau belajar suatu hal baru. Kamu pasti awalnya mencari materi tes, tips, dan lain lain di internet.

Tapi, materi di internet itu banyak yang kontradiksi satu sama lain dan tips tipsnya itu semuanya mengklaim yang paling benar.

Dulu saya pernah ketemu tips yang mengklaim : "Framework writing IELTS anti gagal", ketika saya terapkan di mock test, skor saya malah jelek.

Seringnya, yang bikin IELTS itu terasa sulit, dan skor kamu jadi jeblok itu bukan IELTSnya, tapi MATERI BELAJAR IELTS yang kamu gunakan.

Masalah utamanya seringnya malah bukan kemampuan bahasa Inggris kamu, tapi saat memilih sumber belajar yang tepat.

Semakin banyak konten/ materi belajar IELTS yang kamu konsumsi, kamu pasti akan menemukan semakin banyak kontradiksi.

Padahal, IELTS itu tidak sesulit yang kamu bayangkan. Regardless of your English skill right now.

Faktanya, IELTS itu punya struktur yang pasti, kriteria penilaian yang jelas, dan pola yang bisa dipelajari. IELTS is a test, and every test has a certain pattern. Sama seperti tes/ ujian yang lain.

Dengan materi yang tepat, kamu tidak akan mendapatkan skor IELTS yang rendah.

Kamu pasti lulus.

Siapa saya?

Visual siapa saya

Saya dapat Band 7.0 dalam satu kali tes, dengan waktu persiapan hanya dua bulan, tanpa pernah kursus sama sekali.

Bukan angka yang spektakuler. Bukan Band 8 atau 9 yang biasa dipamerkan di thumbnail YouTube. Tapi cukup untuk membuktikan satu hal: IELTS tidak sesulit yang dibayangkan — kalau tahu caranya.

Awalnya, saya melakukan apa yang semua orang lakukan: buka Google, cari "cara belajar IELTS." Lalu YouTube. Lalu forum. Lalu Instagram. Satu sumber kurang, cari yang lain. Yang lain juga kurang, cari lagi.

Beberapa minggu berlalu. Saya sudah mengumpulkan puluhan tips, ratusan vocabulary list, dan entah berapa banyak "template rahasia." Tapi masalahnya selama itu saya belum mengerjakan satu latihan soal pun.

Tanpa sadar, saya sudah terjebak. Sibuk mencari materi saja, tapi tidak pernah benar-benar mengerjakan soalnya. Karena, ya, saya merasa materinya masih kurang.

Sampai akhirnya saya menemukan satu postingan di Reddit. Isinya sederhana: satu-satunya sumber yang benar-benar reliable untuk belajar IELTS adalah dari seri buku terbitan Cambridge. Sisanya? Tidak efektif.

Waktu sudah mepet. Dulu tidak ada tes IELTS online yang jadwalnya ada setiap hari, dan saya tidak punya banyak waktu karena harus mengejar deadline pendaftaran S2 dan beasiswa, jadi saya tidak punya pilihan selain percaya dengan positingan tersebut dan mulai dari sana.

Bahasa Inggris sudah mengubah banyak hal dalam karir saya. Bukan cuma sertifikat IELTS-nya, tapi skill-nya. Ketika banyak orang tidak berani mengambil kesempatan karena tidak percaya diri dengan skill bahasa Inggrisnya, saya berani. Bukan karena lebih pintar—tapi karena sudah terbiasa.

Dan itu dimulai dari persiapan IELTS yang "dipaksa" efektif karena tidak punya waktu dan uang untuk gagal berkali-kali.

Panduan ini ada karena saya tahu banyak orang yang terjebak di tempat yang sama seperti saya dulu. Terlalu banyak informasi. Terlalu banyak kontradiksi. Terlalu banyak waktu terbuang untuk mencari tahu mana yang benar.

Padahal belajar IELTS itu sederhana. Tidak perlu ribet.

Kamu tidak butuh puluhan sumber. Kamu cuma butuh satu sumber yang tepat dan strategi yang jelas.

Panduan ini akan memberikan keduanya.

---

Masuk ke Course

Masuk ke Course